Berita  

SMPN 1 Cimahi Sekolah Berbasis Digital dan Menuju Adiwiyata Mandiri

KuninganAksi.com – Perkembangan dunia digital begitu dinamis yang lambat laun bukan sekadar mempengaruhi tapi mengubah gaya hidup masyarakat tanpa dan sulit dihindari. Program digitalisasi sekolah harus didukung dan ditindaklanjuti dengan peningkatan kompetensi guru, khususnya di bidang penguasaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Hal ini karena guru merupakan ujung tombak dan penentu keberhasilan sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran guna mempercepat terciptanya sumber daya manusia Indonesia yang unggul.

Pemanfaatan teknologi informasi dan perangkat lunak pendidikan yang interaktif dikemas ke dalam digitalisasi sekolah. Ini adalah jalan untuk memperkaya pendidikan dengan mengintegrasikan teknologi ke dalam kelas tradisional. Selain itu, teknologi merupakan sumber daya yang bagus bagi guru sebagai penunjang dalam proses pengajaran dan pembelajaran.

Teknologi dalam dunia pendidikan biasanya disebut dengan e-learning. Manfaat dari pemakaian fasilitas e-leaning adalah untuk memperlancar proses pembelajaran. Penggunaan e-learning ini juga akan memberikan dampak yang positif terhadap hasil pembelajaran.

Seperti hal nya SMPN 1 Cimahi Kabupaten Kuningan saat ini melaksanakan e- leaning dan menuju sekolah berbasis digital.

Menurut Kepala Sekolah tersebut yakni Dr. Toto Dianto, S.pd,. MA mengatakan bahwa saat ini SMPN 1 Cimahi menuju sekolah Adiwiyata Mandiri dan Sekolah Digital serta telah lounching Web dan Computer Based Test (CBT) atau Tes Berbasis Komputer,lanjut Toto Web dan CBT SMPN 1 Cimahi dibangun berdasarkan hasil Rembugan seluruh warga sekolah dan semua stake holder yang ada, dimana semuanya menunjukan kesepakatannya akan mendesaknya pemenuhan media informasi dan komunikasi sekolah untuk memberikan pelayanan informasi dan komunikasi yang cepat, dan akurat, khusunya kepada siswa, orang tua siswa dan semua stake holder yang ada.

” kehadiran Web dan CBT secara mandiri, sangat urgen untuk dimiliki setiap sekolah. Karena penilaian melalui CBT dipandang akan membuahkan hasil yang lebih objektif karena siswa-siswi yang melakukan tes melalui CBT dapat dipastikan tidak bisa mencari jawaban melalui browsing di aplikasi pencarian karena mereka akan terdeteksi oleh pengawas secara sistem andai melakukannya” ungkapnya

Lanjut Toto Dengan adanya digitalisasi proses dalam mendapatkan suatu berita atau informasi akan lebih mudah. Jika dibandingkan dengan situasi dahulu perbedaannya akan terlihat sangat jauh dalam kecepatan penerimaan informasi.

“Hal ini membuat kita tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk mendapatkan berita atau informasi terbaru” Tuturnys

Melihat dari seluruh wilayah, mayoritas pengguna sudah beralih kedalam digital, karena hal ini sangat membantu dan memberikan manfaat para penggunanya dalam menyampaikan informasi, melakukan akses terhadap sesuatu, dan lainnya.

Di Akhir wawancara toto pun berharap dengan program sekolah berbasis digital di harapkan tenaga pendidik lebih mempertebal skill bidang digitalisasi sehingga program sekolah pun bisa berjalan baik sesuai dengan harapan.

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)