Berita  

SMP Negeru 2 Cilimus utamakan Program Pendidikan Karakter

KuninganAksi. Com-Untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul memerlukan tindakan strategi yang harus dilakukan, dimana salah satunya adalah peningkatan karakter pendidikan dan pengamalan Pancasila secara terus menerus. Pendidikan karakter harus terus diajarkan dan dipupuk kepada peserta didik seperti nilai-nilai kasih sayang, keteladanan, moralitas, prilaku dan kebhinekaan.

Hal ini senada dengan apa yang ada dalam Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistim Pendidikan Nasional (Sisdiknas), pasal 1 ayat 1 yang menyebutkan bahwa guru harus dapat melaksanakan pembelajaran yang mengarahkan peserta didiknya secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, Pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta ketrampilan lainnya yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

Pada hakekatnya, Pendidikan karakter tersebut didefinisikan sebagai usaha menanamkan kebiasaan-kebiasaan yang baik ( habituasi ) sehingga peserta didik mampu berpikir dan bertindak bersandarkan nilai-nilai yang telah menjadi kepribadiannya. Pendidikan Karakter harus selalu diajarkan, dijadikan kebiasaan, dilatih secara konsisten dan kemudian barulah menjadi karakter bagi peserta didik.

Seperti hal nya dengan SMP Negeri 2 Cilimus saat ini untuk peningkatan kualitas peserta didik selain ditunjang oleh program – program untuk meningkatkan prestasi , program lainnya mengutamakan pendidikan karakter.

sekolah yang dipimpin oleh PLT Aris Suwanto ketika diwawancarai oleh wartawan kuninganaksi.com baru-baru ini diruang kerjanya melalui Endah Farida Aryani, S.Pdi sebagai wakasek kurikulum dan Maman Sulaeman,S.Pd mengungkapkan bahwa siswa memiliki prestasi saja tidak cukup tetapi juga harus memiliki adab atau etika yang baik, oleh karena itu pendidikan karakter sangat penting dan harus dibiasakan untuk menanamkan kebiasaan – kebiasaan yang baik.

” kebiasaan – kebiasaan yang baik diawali dengan kebiasaan kecil contohnya dengan adanya sapadarling atau sabtu pagi peduli lingkungan, disini anak-anak belajar untuk peduli terhadap lingkungan sekitar, sehingga tercipta kenyaman belajar, ” ungkapnya.

Ditambahkanya, sekolah yang memiliki siswa 536 ini, dalam pembinaan karakter siswa kami bekerja sama dengan semua pihak termasuk orang tua siswa karena semua stakholder ini saling mendukung, ada bahasa mengatakan orang berilmu belum tentu punya adab atau etika, tapi orang beretika sudah pasti punya ilmu.

masih menurut Endah ” di zaman saat ini adab atau etika anak sekolah sudah mulai pudar, dari mulai menyapa guru atau orang tua karena terbawa oleh lingkungan dan pergaulan, maka dari itu kami menanamkan kepada siswa untuk membentuk karakter yang baik dan membiasakan hal-hal yang baik, sehingga anak – anak kita juga bisa terhindar dari pergaulan-pergaulan yang tidak diaharapkan”

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)