Berita  

PJ Bupati Kuningan Resmi Melantik Ketua Paguyuban Seni dan Budaya Kabupaten Kuningan, Kadisdikbud mengapresiasi kepada para pelaku seni terbentuk nya paguyuban, tercatat 615 organisasi kesenian Di Kabupaten Kuningan

KuninganAksi.com – Upaya meningkatkan kualitas seni dan kebudayaan yang dikelola oleh masyarakat, Pj Bupati Kuningan, Dr. Drs. H. Raden Iip Hidajat melantik dan mengambil sumpah jabatan Ketua Paguyuban pimpinan seni dan budaya se-kabupaten Kuningan, Sabtu (17/02/2024).

Diselenggarakan di Auditorium Kompleks Gedung Naskah Linggajati, terpilih secara aklamasi adalah saudara Eman Roheman atau yang akrab di panggil pap sule yang akan mengawali roda kepemimpinan periode tahun 2024-2027.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan yakni U. Kusmana Ketua Tim Penggerak PKK, Kabid Kebudayaan Disdikbud serta hadirin dari pegiat kesenian tradisional dan modern se Kabupaten Kuningan.

Eman Roheman ( pap sule) menyebutkan bahwa paguyuban pegiat budaya dan pimpinan seni ini sudah aktif semenjak tahun 2019 sebelum masa Covid. Namun belum ada upaya untuk membentuk Kepengurusan dibawah payung hukum.

“Maka kami berterimakasih kepada Bapak Pj Bupati Kuningan dan Disdikbud Kuningan yang mendorong kami untuk membentuk kepengurusan dan memiliki payung hukum. Doakan kami untuk menjadi paguyuban yang dapat menguatkan peran serta seni dan budaya di Kabupaten Kuningan sehingga memiliki nilai ekonomis dan dikenal masyarakat luas”

Selepas melantik Ketua dan Kepengurusan, Pj Bupati mengapresiasi Disdikbud yang senantiasa mendorong pembentukan pengurus paguyuban seni.

“Sejarah mencatat bahwa pelantikan kepengurusan ini sebagai tonggak awal semakin baiknya tataran pegiat seni dan kebudayaan di Kabupaten Kuningan. Kita bersyukur di Kuningan memiliki banyak sekali kebudayaan dan situs-situs cagar alam, dimana tugas kita bersama adalah merawat dan menjaga budaya yang teramat mahal ini” Kata Iip.

Iip menyebutkan bahwa di Kuningan terdapat beberapa situs yang di duga telah ada sebelum masehi. Hal ini menunjukkan bahwa Kuningan memiliki peradaban luar biasa.

“Untuk itu saya mendorong agar paguyuban seni dan juga disdikbud Kuningan untuk menginventarisir setiap warisan budaya atau cagar alam, agar Pemerintah dapat semakin fokus meningkatkan pariwisata kebudayaan.

“Karena jika kedatangan wisatawan semakin bertumbuh, pegiat seni dan budaya juga akan menjadi pemain sehingga perekonomian akan semakin bergerak maju” kata Iip.

Usai melantik dan memberi arahan pada kepengurusan pegiat budaya dan seni, Pj Bupati melakukan temu audiensi dengan beberapa pamong budaya di berbagai Kecamatan. Harapannya adalah mendengar saran dan masukan dalam upaya menjaga warisan kebudayaan di Kabupaten Kuningan.

Sementara itu menurut Kadisdikbud U.Kusmana mengatakan bahwa Potensi seni di Kabupaten Kuningan cukup besar terbukti organisasi kesenian tercatat mencapai 615 pimpinan / organisasi Kesenian yang lebih akran di kenal sebagai tanda daftar organisasi kesenian ( TDOK).

” saya mengapresiasi keinginan dan niat baik para pelaku seni, para pimpinan seni untuk membentuk paguyuban yang terstruktul sehingga kami pun lebih mudah untuk koordinasi terkait seni dan Budaya” ungkapnya

Masih menurut nya Terbentuk nya paguyuban bisa menjadi sarana informasi bisa menjadi jembatan antar para pelaku seni dan pemerintah daerah .

“pemerintah hadir di tengah tengah para pelaku seni terbukti dengan adanya TDOK yang melegalitaskan para pimpinan seni yang ada di kabupaten Kuningan, kami siap untuk bersinergi dengan para pelaku seni yang terbentuk paguyuban ini” paparnya

Di tambahkan U.Kusmana bahwa Kuningan selain potensi Pariwisata potensi juga di bidang kesenian dan budaya nya.( Elsa Sagita, SE)