Berita  

Oknum yang mengaku pelaksana PJU Program Kuningan Caang Usir sejumlah Awak Media

Para Pekerja dan Awak media saat wawancara

KuninganAksi.com –Sejumlah wartawan diusir oknum yang mengaku pelaksana pekerjaan penerangan jalan umum (PJU) program Kuningan caang saat melaksanakan tugas liputan nya ,Didesa Karang tengah Kecamatan Maleber Kabupaten Kuningan pada sabtu 16/9/2023.

Menurut Rd.junaedy wartawan mediajabar.com dirinya saat itu sedang menggali informasi terkait kegiatan tersebut bersama sejumlah awak media  namun sangat di sesalkan saat di wawancara pihak pelaksana terkesan menutupi informasi yang di butuhkan pihak awak media.

“Seorang pelaksana yang mengaku berasal dari Nusa tenggara timur terlihat sangat gusar dan merasa terganggu saat kami menanyakan beberapa hal dan menyuruh kami untuk menanyakan kepihak provinsi dan akhirnya keluar kalimat mengusir (pergi sana jangan ganggu kami sedang kerja kalau mau tanya tanya sana ke provinsi )  ,dengan kejadian tersebut membuktikan satu arogansi yang tidak positif ” Akunya

di tambahkan Djunaedy bahwa sudah menjadi kewajiban insan pres dalam memberikan informasi kepada masyarakat luas bahwa kegiatan pekerjaan PJU Kuningan caang patut diawasi dan di kontrol akurasi spekteknis,spesifikasi bahan materialnya (RAB) dengan yang tertuang didalam kontrak kerja.

Terpisah menurut Ketua Aliansi Wartawan indonesia  DPC Kuningan,Nacep Suryaman saat di minta tanggapan terkait dengan hal tersebut melalui sambungan seluler dirinya mengungkapkan bahwa Wartawan memiliki tugasnya sesuai amanah UU Nomor 40/1999 tentang Pers adalah mencari informasi, menggali informasi dan mengolah informasi untuk kepentingan bahan berita. Kegiatan tersebut bertujuan agar informasi yang akan disampaikan kepada publik (masyarakat) memiliki nilai akurasi (ketepatan).

“Sangat disesalkan jika ada Nara Sumber bersikap mengusir wartawan yang sedang bertugas untuk kepentingan tersebut,”tegasnya

lanjut Nacep Terlebih, jika kegiatan yang sedang berjalan dan dilaksanakan  didanai oleh anggaran publik (keuangan negara).

“Pers memiliki fungsi sebagai sosial kontrol apakah penggunaan keuangan negara yang sedang dilaksanakan itu berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku atau malah sebaliknya,Bahkan, ada salah satu ketentuan yang berlaku, jika ada pihak yang terbukti menghalangi wartawan dalam menjalankan tugas, kepada yang bersangkutan dapat dikenai sangsi baik pidana maupun denda,Tindakan mengusir wartawan saat sedang melakukan konfirmasi (tugas), dapat diduga merupakan bentuk perbuatan yang melawan undang-undang dan berpotensi dapat diperkarakan secara hukum” Pungkasnya. ( Asep Saepul )