Berita  

Beredar Video Gunung tangkuban Perahu Erupsi, Begini faktanya

Kuninganaksi.com | Baru baru ini viral salah satu video di media sosial yang menggambarkan gunung tangkuban perahu yang berada di perbatasan Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Kabupaten Subang Erupsi.

Video yang beredar tersebut berdurasi 6,30 menit. Nampak hembusan abu vulkanik menjulang tinggi ke udara di sertai Warna hitam pekat.

Sesuai dengan informasi yang di himpun pihak redaksi bahwa kejadian yang ada di video tersebut yang sebenarnya terjadi pada 26 Juli 2019.

Baca Juga : Modus Penipuan yang mengatasnamakan PJ Bupati Kuningan di duga Mapia

Menurut kepala Desa Ciater gunung tangkuban perahu sampai saat ini berada di level normal.

“Video yang beredar tersebut kejadian erupsi pada tanggal 26 juli 2019” ungkapnya

Masih menurutnya Pemerintah Desa Ciater melalui Kelompok Kerja Destana Ciater selalu menerima laporan harian dari group Whatshapp Update Harian Gunung Tangkuban Parahu yang dibuat oleh PGA Tangkuban Parahu PVMBG

“Desa Ciater sebagai Desa Tangguh Bencana* sudah memiliki Rencana Kontingensi Erupsi Gunung Tangkuban Parahu yang berlaku mulai tahun 2020 s.d 2025 yang bisa diaktifkan setiap saat berdasarkna keputusan musyawarah warga apabila diperlukan”

Ditambahkan Pemerintah desa ciater bahwa Informasi resmi yang berkaitan dengan kejadian bencana hanya dikeluarkan oleh Instansi/Lembaga pemerintah seperti BPBD (Kabupaten/Kota, Provinsi) , Basarnas, BMKG, PVMBG, Pemerintah Daerah (Muspida, Muspika, Pemerintah Desa/Kelurahan)

” Kepada warga masyarakat , dihimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing dengan isu-isu yang menyesatkan dari sumber yang tidak jelas dan tidak dapat dipertanggung jawabkan” . Pungkasnya